Obat Tradisional untuk Sariawan

|




Sariawan atau stomatitis adalah radang yang terjadi pada mukosa mulut, biasanya berupa bercak putih kekuningan. Bercak itu dapat berupa bercak tunggal maupun berkelompok. Sariawan dapat menyerang selaput lendir pipi bagian dalam, bibir bagian dalam, lidah, gusi, serta langit-langit dalam rongga mulut. Meskipun tidak tergolong berbahaya, namun sariawan sangat mengganggu.

Sariawan dapat disebabkan oleh kondisi mulut itu sendiri, seperti kebersihan mulut yang buruk, pemasangan gigi palsu, luka pada mulut karena makanan atau minuman yang terlalu panas, dan kondisi tubuh, seperti adanya alergi atau infeksi.

Tanaman yang berkhasiat untuk mengobati sariawan adalah sbb:

1. Daun Jambu Biji

Rebus dalam 1 liter air: 1 genggam daun jambu biji segar dan 1 jari kulit batangnya. Saring air hasil rebusan dan minum sehari 2 kali

2. Daun Sirih

Petik 1 atau 2 lembar daun sirih. Cuci daun hingga bersih lalu kunyah hingga lumat. Biarkan daun sebentar di dalam mulut; terutama di bagian yang terkena sariawan.

4. Rimpang Temu Kunci (bahasa jawa: kunci)

Rimpang temu kunci dapat dii kunyah lalu di telan. Mengunyah irisan rimpang bersama pinang selain dapat menyembuhkan sariawan juga dapat menyembuhkan batuk kering.

Sumber: www.obattradisional.blogdetik.com

Sejuta Manfaat Buah Delima

|




BUAH delima merupakan salah satu bahan yang kerap digunakan pada hampir semua produk perawatan kulit dan kecantikan. Begitu melirik rak supermarket, Anda pasti mudah menemukan rangkaian body lotion, pelembap, ataupun body wash mengandung buah delima.

Mari menelusuri manfaat lebih jauh jus buah delima bagi kesehatan tubuh. Bagi para pencinta buah delima, Anda akan senang mengetahui bahwa dalam bentuk cair, jus delima juga memberikan berbagai manfaat.

Menurut Carefair, jika Anda membutuhkan kandungan antioksidan dalam porsi besar, maka jus delima adalah jawabannya. Minuman ini sebenarnya mengandung lebih banyak antioksidan. Faktanya, kandungan antioksidan jus delima tiga kali lebih banyak dibanding red wine atau bahkan teh hijau.

Delima kaya akan antioksidan polyphenols, seperti tannin dan anthocyanin. Penelitian medis telah menunjukkan bahwa pasien yang mengonsumsi jus delima setiap hari dapat merasakan berbagai keuntungan, yakni kadar kolesterol menurun, memeroleh vitamin C lebih banyak, serta aliran darah ke jantung meningkat. Ini berarti jus delima juga efektif untuk menjaga jantung supaya tetap sehat dan menurunkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Sebagai minuman, jus delima juga dapat mencegah dan memperlambat efek penyakit Alzheimer, menurunkan tekanan darah, menjaga agar arteri tidak tersumbat oleh penumpukan plak, mencegah kerusakan tulang rawan, dan menjaga kesehatan gigi. Ayo konsumsi buah delima sejak sekarang!

Khasiat Buah Cempedak





Cempedak merupakan tumbuhan yang menghasilkan buah yang boleh dimakan. Buah Cempedak banyak terjual di pasar-pasar termasuk pasar tani, dan pasar sayur. Nama saintifiknya ialah Artocarpus champeden. Pokok ini berasal dari kawasan Asia Tenggara iaitu dari Malaysia, Brunei dan Indonesia.

Buah cempedak merupakan pokok saka yang boleh mencapai ketinggian sehingga 20 meter. Ia mempunyai daun ringkas yang kebanyakkannya berbentuk elliptik. Bahagian bawah urat daun(midrib) biasanya dipenuhi dengan bulu-bulu halus. Pangkal daun berbentuk acute hingga obtus manakala hujung daun kebanyakkannya berbentuk kupsidat. Bahagian atas daun berwarna hijau tua manakala bahagian bawah daun berwarna hijau muda. Terdapat varieti cempedak dimana permukaan atas daun dikatakan sedikit malap manakala terdapat varieti dimana ia kelihatan berkilat. Pokok cempedak hampir menyerupai pokok nangka. Perbezaannya jelas pada hujung tangkai daun dimana pada cempedak terdapat bulu-bulu halus berwarna coklat dihujung tangkai daun manakala pada nangka tiada bulu halus ditemui.

Buah cempedak adalah monoecious dimana bunga jantan dan bunga betina terdapat pada pokok yang sama. Namun begitu bunga jantan dan betina terdapat dalam jambak yang berlainan. Jambak bunga jantan dan betina pada awalnya terbentuk didalam seludang yang nipis berwarna hijau. Apabila jambak kian membesar, seludang akan mula memecah dan jambak bunga akan terbit keluar. Seludang akan bertukar warna menjadi perang dan kemudiannya akan gugur.

Buah cempedak jarang ditanam secara meluas kerana ia mudah diserang oleh bakteria, iaitu Erwinia caratovora dimana dahan pokok yang diserang akan mengeluarkan getah berwarna kehitaman dan akhirnya dahan tersebut akan mati.

Buah cempedak juga tidak sesuai ditanam dikawasan yang mudah ditengelami banjir atau tanah yang tinggi kelembapannya. Pokoknya mudah mati pada kawasan sedemikian. Bagi kawasan berpasir seperti tanah bris, pokoknya kurang menghasilkan buah seandainya pengairan dan pembajaan yang kerap tidak dijalankan.

Jambak bunga jantan dan bunga betina terdiri dari gugusan banyak bunga-bunga yang bergabung. Jambak bunga jantan selalunya tirus dan pendek dengan ukuran sehingga lebihkurang 1.5 sm x 5.5 sm dan terdapat pada hujung ranting serta juga pada dahan pokok. Manakala jambak bunga betina biasanya lebih gemuk dan besar serta hanya terdapat pada dahan pokok sahaja. Bunga jantan, setelah 4-5 hari mengorak akan reput menjadi kehitaman lalu kemudiannya gugur manakala bunga betina akan terus membesar membentuk buah.

Buah Cempedak

Buah cempedak menghasilkan buah secara bermusim dimana dalam setahun hanya terdapat satu musim utama. Ini berbedza dengan nangka dimana buahnya tidak bermusim. Buah cempedak dikenali sebagai 'multiple fruit' memandangkan ia terdiri daripada gugusan banyak bunga betina dalam satu jambak. Buah cempedak mengambil masa 100 hingga 120 hari untuk masak setelah bunganya mengorak.

Buah cempedak juga hampir sama dengan buah nangka dimana kulitnya dipenuhi dengan duri-duri halus yang pendek. Walaubagaiman pun buah cempedak adalah lebih kecil dari buah nangka.

Kandungan Khasiat Pemakanan


  1. Zat dalam per 100 gram

  2. Energy atau tenaga=117.0 (sangat tinggi, bahaya untuk pengidap kencing manis),

  3. Moisture= 66.7 g ,

  4. Protein= 2.5 g, lemak =0.4 g,

  5. Karbohidrat= 25.8 g,

  6. Fiber= 3.4 g,

  7. Ash =1.2 g,

  8. kalsium =40.0 mg,

  9. Phosphorous= 5.0 mg,

  10. besi =1.1 mg , Sodium =25.0 mg

  11. Potassium= 246.0 mg,

  12. Carotene= 80 ug,

  13. Vitamin B1 =0.16 mg,

  14. Vitamin B2 =0.15 mg

  15. Niacin =0.5 mg

  16. Ascorbic Acid atau(Vitamin C) = 17.7 mg

Sumber : www.ms.wikipedia.org

Khasiat Buah Durian





Durian adalah nama tumbuhan tropis yang berasal dari Asia Tenggara, sekaligus nama buahnya yang bisa dimakan. Nama ini diambil dari ciri khas kulit buahnya yang keras dan berlekuk-lekuk tajam sehingga menyerupai duri. Sebutan populernya adalah "raja dari segala buah" (King of Fruit), dan durian adalah buah yang kontroversial. Meskipun banyak yang menyukainya, sebagian yang lain muak dengan aromanya.

Sesungguhnya, tumbuhan dengan nama durian bukanlah spesies tunggal tetapi sekelompok tumbuhan dari marga Durio. Namun demikian, yang dimaksud dengan durian (tanpa imbuhan apa-apa) biasanya adalah Durio zibethinus. Jenis-jenis durian lain yang dapat dimakan dan kadangkala ditemukan di pasar tempatan di Asia Tenggara di antaranya adalah lai (D. kutejensis), kerantungan (D. oxleyanus), durian kura-kura atau kekura (D. graveolens), serta lahung (D. dulcis). Untuk selanjutnya, uraian di bawah ini mengacu kepada D. zibethinus.

Nama-nama lokal

Terdapat banyak nama lokal. Nama terbanyak ditemukan di Kalimantan, yang mengacu pada berbagai varietas dan spesies yang berbeda. Durian di Jawa dikenal sebagai duren (bahasa Jawa, bahasa Betawi) dan kadu (bahasa Sunda). Di Sumatera dikenal sebagai durian dan duren (bahasa Gayo). Di Sulawesi, orang Manado menyebutnya duriang, sementara orang Toraja duliang. Di Pulau Seram bagian timur disebut rulen.

Penyebaran Buah Durian

Pusat keanekaragaman durian adalah Pulau Kalimantan. Daerah-daerah sekitarnya juga memilki beberapa plasma nutfah durian, seperti Mindanao, Sumatera, dan Semenanjung Malaya meskipun tidak semelimpah Kalimlantan. Meskipun demikian, pengekspor utama durian adalah Thailand, yang mampu mengembangkan kultivar dengan mutu tinggi dan sistem budidaya yang baik. Tempat lain yang membudidayakan durian dengan orientasi ekspor adalah Mindanao di Filipina, Queensland di Australia, Kamboja, Laos, Vietnam, India, dan Sri Lanka.

Di Filipina, pusat penghasil durian adalah di daerah Davao di Pulau Mindanao. Festival Kadayawan merupakan perayaan tahunan untuk durian di Davao City.

Pemerian morfologi

Pohon tahunan, hijau abadi (pengguguran daun tidak tergantung musim) tetapi ada saat tertentu untuk menumbuhkan daun-daun baru (periode flushing atau peronaan) yang terjadi setelah masa berbuah selesai. Tumbuh tinggi dapat mencapai ketinggian 25–50 m tergantung spesiesnya, pohon durian sering memiliki banir (akar papan). Pepagan (kulit batang) berwarna coklat kemerahan, mengelupas tak beraturan. Tajuknya rindang dan renggang.

Daun berbentuk jorong hingga lanset, 10-15(-17) cm × 3-4,5(-12,5) cm; terletak berseling; bertangkai; berpangkal lancip atau tumpul dan berujung lancip melandai; sisi atas berwarna hijau terang, sisi bawah tertutup sisik-sisik berwarna perak atau keemasan dengan bulu-bulu bintang.

Bunga (juga buahnya) muncul langsung dari batang (cauliflorous) atau cabang-cabang yang tua di bagian pangkal (proximal), berkelompok dalam karangan berisi 3-10 kuntum berbentuk tukal atau malai rata. Kuncup bunganya membulat, sekitar 2 cm diameternya, bertangkai panjang. Kelopak bunga bentuk tabung sepanjang lk. 3 cm, daun kelopak tambahan terpecah menjadi 2-3 cuping berbentuk bundar telur. Mahkota bentuk sudip, kira-kira 2× panjang kelopak, berjumlah 5 helai, keputih-putihan. Benang sarinya banyak, terbagi ke dalam 5 berkas; kepala putiknya membentuk bongkol, dengan tangkai yang berbulu. Bunga muncul dari kuncup dorman, mekar pada sore hari dan bertahan hingga beberapa hari. Pada siang hari bunga menutup. Bunga ini menyebarkan aroma wangi yang berasal dari kelenjar nektar di bagian pangkalnya untuk menarik perhatian kelelawar sebagai penyerbuk utamanya. Kajian di Malaysia pada tahun 1970-an menunjukkan bahwa penyerbuk durian adalah kelelawar Eonycteris spelaea. Penelitian tahun 1996 lebih jauh menunjukkan bahwa hewan lain, seperti burung madu Nectariniidae dan lebah turut serta dalam penyerbukan tiga kerabat durian lainnya.

Buah durian bertipe kapsul berbentuk bulat, bulat telur hingga lonjong, dengan panjang hingga 25 cm dan diameter hingga 20 cm. Kulit buahnya tebal, permukaannya bersudut tajam ("berduri", karena itu disebut "durian", walaupun ini bukan duri dalam pengertian botani), berwarna hijau kekuning-kuningan, kecoklatan, hingga keabu-abuan.

Buah berkembang setelah pembuahan dan memerlukan 4-6 bulan untuk pemasakan. Pada masa pemasakan terjadi persaingan antarbuah pada satu kelompok, sehingga hanya satu atau beberapa buah yang akan mencapai kemasakan, dan sisanya gugur. Buah akan jatuh sendiri apabila masak. Pada umumnya berat buah durian dapat mencapai 1,5 hingga 5 kilogram, sehingga kebun durian menjadi kawasan yang berbahaya pada masa musim durian. Apabila jatuh di atas kepala seseorang, buah durian dapat menyebabkan cedera berat atau bahkan kematian.

Setiap buah memiliki lima ruang (awam menyebutnya "kamar"), yang menunjukkan banyaknya daun buah yang dimiliki. Masing-masing ruangan terisi oleh beberapa biji, biasanya tiga butir atau lebih, lonjong hingga 4 cm panjangnya, dan berwarna merah muda kecoklatan mengkilap. Biji terbungkus oleh arilus (salut biji, yang biasa disebut sebagai "daging buah" durian) berwarna putih hingga kuning terang dengan ketebalan yang bervariasi, namun pada kultivar unggul ketebalan arilus ini dapat mencapai 3 cm. Biji dengan salut biji dalam perdagangan disebut ponggè. Pemuliaan durian diarahkan untuk menghasilkan biji yang kecil dengan salut biji yang tebal, karena salut biji inilah bagian yang dimakan. Beberapa varietas unggul menghasilkan buah dengan biji yang tidak berkembang namun dengan salut biji tebal (disebut "sukun").

Keanekaragaman Buah Durian

Durian sangat beraneka ragam. Sebagaimana disebut di muka, beberapa spesies selain durian benar (D. zibethinus) juga dianggap sebagai durian. Di Indonesia tercatat ada 20 spesies anggota Durio (dari hampir 30-an jenis), sembilan di antaranya dapat dimakan. Durian yang benar pun memiliki banyak variasi. Lembaga penelitian di Indonesia, Malaysia, dan Thailand telah merilis berbagai kultivar durian unggul. Selain itu terdapat pula ras-ras lokal yang dikenal baik namun belum mengalami tahap seleksi untuk meningkatkan kualitasnya.

Terdapat lebih dari 55 varietas/jenis durian budidaya. Hingga 2005 terdapat 38 kultivar unggul yang telah diseleksi dan diperbanyak secara vegetatif. Beberapa di antaranya:

* 'Gapu ', dari Puncu, Kediri, Jawa Timur
* 'Hepe', bijinya kempes dengan daging tebal
* 'Kelud', dari Puncu, Kediri, Jawa Timur
* 'Ligit', dari Kutai
* 'Mawar', dari Long Kutai
* 'Ripto', dari Trenggalek
* 'Salisun', dari Nunukan
* 'Selat', dari Jaluko, Muaro Jambi
* 'Sememang', dari Banjarnegara
* 'Tong Medaye', dari Lombok, NTB
* 'Bentara', dari Kerkap, Bengkulu Utara
* 'Bido Wonosalam', dari Jombang, Jawa Timur
* 'Perwira', dari Simapeul, Majalengka
* 'Petruk', dari Randusari, Jepara, Jawa Tengah
* 'Soya', dari Ambon, Maluku
* 'Sukun', bijinya kempes dengan daging tebal
* 'Sunan', dari Boyolali
* 'Kani' ("chanee", durian bangkok)
* 'Otong', (alihnama dari durian "monthong", durian bangkok, di Malaysia disebut klon D159)

Ras lokal Buah Durian

Beberapa ras lokal belum diseleksi, sehingga masih bervariasi dan keunggulannya belum terjamin. Biasanya dinamakan sesuai lokasi geografi. Beberapa di antaranya adalah

* Durian parung
* Durian lampung
* Durian jepara
* Durian palembang
* Durian padang

Kultivar unggul dari luar negeri

Di Malaysia, kultivar durian unggul hasil seleksi diberi kode nomor dengan huruf D di depannya. Beberapa di antaranya adalah

* 'D24'
* 'D99'
* 'D123'
* 'D145'
* 'D158'
* 'D159' (klon sama dengan varietas 'Montong').
* 'D169'
Durian adalah buah tropis, tumbuh di sekitar khatulistiwa hingga ketinggian 800 m dpl., serta menjauh hingga garis lintang 18° di Thailand dan Queensland.

Syarat tumbuh dan pemupukan Buah Durian

Curah hujan yang disukai sekurang-kurangnya 1500 mm, yang tersebar merata sepanjang tahun. Akan tetapi, periode kering 1-2 bulan akan merangsang perbungaan lebih baik. Musim raya buah durian biasa terjadi setelah tahun dengan musim kemarau yang berkepanjangan. Musim panen antara dapat terjadi dengan produksi buah yang biasa-biasa saja.

Tanaman ini memerlukan tanah yang dalam, ringan dan berdrainase baik. Derajat keasaman optimal adalah 6-6,5. Tanah masam, seperti latosol atau podsolik merah kuning memerlukan pengapuran agara tanaman tumbuh baik. Durian muda juga memerlukan lindungan alam, agar pohon atau cabang-cabangnya yang sarat buah tidak patah diterpa angin yang kuat. Muka air tanah tidak boleh kurang dari 150cm karena air tanah yang terlalu rendah berakibat buah kurang manis.

Pemupukan dilakukan dengan membuat parit kecil di sekeliling pohon lalu ditaburi pupuk kimia. Pupuk kandang diberikan pada waktu penanaman bibit. Pemupukan dengan kadar NPK yang sama diberikan segera setelah musim berbuah, sedangkan pemupukan dengan kadar P yang lebih tinggi diberikan setelah flushing selesai untuk mempersiapkan pembungaan.

Penanaman dan Pemeliharaan Buah Durian

Penanaman durian secara komersial di perkebunan dilakukan dengan jarak tanam 10 m × 10 m hingga 12 m × 12 m, tergantung dari ukuran tanaman/kultivarnya. Apabila tanaman masih kecil, tumpang sari dapat dilakukan. Pengendalian gulma juga perlu dilakukan.

Pemeliharaan mencakup pemupukan, pemangkasan (pembentukan dan peremajaan), pengairan (bila diperlukan), dan pengendalian hama dan penyakit. Tajuk durian yang baik adalah berbentuk kerucut membulat, dengan cabang utama mendatar ke samping.

Budidaya dan Perbanyakan Buah Durian

Perbanyakan

Perbanyakan durian di desa-desa umumnya dengan menggunakan biji. Perbanyakan dengan biji juga dilakukan untuk memperoleh batang bawah dalam perbanyakan vegetatif. Biji durian bersifat recalcitrant, hanya dapat hidup dengan kadar air tinggi (di atas 30% berat) dan tanpa perlakuan tertentu hanya sanggup bertahan seminggu sebelum akhirnya embrionya mati. Dengan demikian biji harus segera disemaikan setelah buahnya dibuka.

Pohon durian mulai berbuah setelah 4-5 tahun, namun dalam budidaya dapat dipercepat jika menggunakan bahan tanam hasil perbanyakan vegetatif. Teknik-teknik yang dipakai adalah pencangkokan (jarang dilakukan), penyusuan (jarang dilakukan), penyambungan sanding (inarching), penyambungan celah (cleft grafting), atau okulasi (budding).

Teknik yang terakhir ini sekarang yang paling banyak dilakukan. Beberapa penangkar sekarang juga menerapkan penyambungan mikro (micrografting). Teknik ini dilakukan pada saat batang bawah masih berusia muda sehingga mempercepat masa tunggu. Tercatat bahwa durian hasil perbanyakan vegetatif mampu berbunga setelah 2-3 tahun.

Durian juga memungkinkan diperbanyak secara in vitro (kultur jaringan).

Kegunaan

Durian terutama dipelihara orang untuk buahnya, yang umumnya dimakan (arilus atau salut bijinya) dalam keadaan segar. Salut biji ini umumnya manis dan sangat bergizi karena mengandung banyak karbohidrat, lemak, protein, dan mineral.

Pada musim raya durian, buah ini dapat dihasilkan dengan berlimpah, terutama di sentra-sentra produksinya di daerah. Secara tradisional, daging buah yang berlebih-lebihan ini biasa diawetkan dengan memasaknya bersama gula menjadi dodol durian (biasa disebut lempok), atau memfermentasikannya menjadi tempoyak. Selanjutnya, tempoyak yang rasanya masam ini biasa menjadi bahan masakan seperti sambal tempoyak, atau untuk campuran memasak ikan.

Durian pun kerap diolah menjadi campuran bahan kue-kue tradisional, seperti gelamai atau jenang. Terkadang, durian dicampurkan dalam hidangan nasi pulut (ketan) bersama dengan santan. Dalam dunia masa kini, durian (atau aromanya) biasa dicampurkan dalam permen, es krim, susu, dan berbagai jenis minuman penyegar lainnya.

Durian terutama dipelihara orang untuk buahnya, yang umumnya dimakan (arilus atau salut bijinya) dalam keadaan segar. Salut biji ini umumnya manis dan sangat bergizi karena mengandung banyak karbohidrat, lemak, protein, dan mineral.

Pada musim raya durian, buah ini dapat dihasilkan dengan berlimpah, terutama di sentra-sentra produksinya di daerah. Secara tradisional, daging buah yang berlebih-lebihan ini biasa diawetkan dengan memasaknya bersama gula menjadi dodol durian (biasa disebut lempok), atau memfermentasikannya menjadi tempoyak. Selanjutnya, tempoyak yang rasanya masam ini biasa menjadi bahan masakan seperti sambal tempoyak, atau untuk campuran memasak ikan.

Durian pun kerap diolah menjadi campuran bahan kue-kue tradisional, seperti gelamai atau jenang. Terkadang, durian dicampurkan dalam hidangan nasi pulut (ketan) bersama dengan santan. Dalam dunia masa kini, durian (atau aromanya) biasa dicampurkan dalam permen, es krim, susu, dan berbagai jenis minuman penyegar lainnya.

Bijinya bisa dimakan sebagai camilan setelah direbus atau dibakar, atau dicampurkan dalam kolak durian. Biji durian yang mentah beracun dan tak dapat dimakan karena mengandung asam lemak siklopropena (cyclopropene). Biji durian mengandung sekitar 27% amilosa.

Kuncup daun (pucuk), mahkota bunga, dan buah yang muda dapat dimasak sebagai sayuran.
Durian (Durio zibethinus)
Nilai khasiat per 100 g
Tenaga 150 kkal 620 kJ
Karbohidrat 27.09 g
- Serat pangan 3.8 g
Lemak 5.33 g
Protein 1.47 g
Air 65g
Vitamin C 19.7 mg 33%
Kalium 436 mg 9%
Hanya bagian yang dapat dimakan, mentah atau beku.
Brangkasan: 68% (Shell and seeds)
Sumber: USDA Nutrient database

Beberapa bagian tumbuhan terkadang dimanfaatkan sebagai bahan obat tradisional. Akarnya dimanfaatkan sebagai obat demam. Daunnya, dicampur dengan jeringau (Acorus calamus), digunakan untuk menyembuhkan cantengan (infeksi pada kuku). Kulit buahnya untuk mengobati ruam pada kulit (sakit kurap) dan susah buang air besar (sembelit). Kulit buah ini pun biasa dibakar dan abunya digunakan dalam ramuan untuk melancarkan haid dan menggugurkan kandungan. Abu dan air rendaman abu ini juga digunakan sebagai campuran pewarna tradisional.

Beberapa masyarakat di Jawa menggunakan kulit durian yang telah dimakan sebagai pengusir (repellent) nyamuk dengan meletakkannya di sudut ruangan.

Kayu gubalnya berwarna putih dan terasnya kemerah-merahan. Ringan, namun tidak begitu awet dan mudah diserang rayap. Biasa digunakan sebagai perabot rumah, peti-peti pengemas, dan bahan konstruksi ringan di bawah atap, asalkan tidak bersentuhan dengan tanah.

Nilai gizi Buah Durian

Setiap 100 g salut biji mengandung 67 g air, 28,3 g karbohidrat, 2,5 g lemak, 2,5 g protein, 1,4 g serat; serta memiliki nilai energi sebesar 520 kJ. Durian juga banyak mengandung vitamin B1, vitamin B2, dan vitamin C; serta kalium, kalsium dan fosfor.


Sumber :www.id.wikipedia.org

khasiat Buah Binjai





Buah Binjai adalah pohon buah sejenis mangga dengan bau yang harum menusuk dan rasa yang masam manis. Buah ini juga dikenal dengan beberapa nama lain seperti bin-yaa, lam-yaa (Th.), belenu (Mly., beluno (Sabah), baluno, bauno, bayuno (beberapa bahasa di Filipina), binglu (Sd.), dan wani (Bl.). Nama ilmiahnya adalah Mangifera caesia.

Kerabat dekatnya, kemang, seringkali dianggap serupa dan dimasukkan ke dalam spesies ini. Akan tetapi beberapa pakar menyarankan untuk memisahkannya dalam jenis tersendiri, Mangifera kemanga.

Pemerian botanis

Pohon besar dan rimbun dengan tajuk yang indah, berbatang lurus dengan tinggi mencapai 30-45 m dan gemang 50-80 (-120) cm. Pepagan (kulit kayu) berwarna coklat kelabu dan beralur-alur. Semua bagian pohon, apabila dilukai, mengeluarkan getah keputihan yang tajam dan menggatalkan. Getah ini akan membeku dan menghitam setelah kena udara beberapa lama.

Daun tunggal, tersebar, sering mengumpul dekat ujung ranting. Helai daun bentuk jorong sampai lanset, agak bundar telur terbalik, 7-12(-30) x 3-5,5(-10) cm, kaku, menjangat, hijau berkilap di sebelah atas dan lebih pucat di bawah, dengan ibu tulang daun yang menonjol, pangkal yang melanjut dan ujung yang menumpul atau meluncip tumpul. Tangkai daun kaku, memipih, 1-2,5 cm.

Karangan bunga dalam malai di ujung ranting, 15-40 cm, bercabang banyak dan berbunga lebat. Bunga berwarna merah jambu pucat, berbilangan 5, harum; helai mahkota bentuk garis, lk 10 mm; tangkai sari berwarna keunguan, lk. 5 mm. Buah buni, lonjong sampai bulat telur terbalik, dengan ‘leher’ pada pangkalnya, berukuran 12-20 x 6-12 cm, kulitnya tipis pucat kekuningan hingga kecoklatan berbercak. Daging buahnya putih susu, berserat atau hampir tak berserat, mengandung banyak sari buah, berbau agak busuk, masam manis sampai manis. Biji bulat lonjong sampai lanset, lk. 7 x 4 cm, kulit bijinya tipis dan tidak mengayu, monoembrioni.

Manfaat Buah Binjai

Buah Binjai terutama ditanam untuk buahnya, yang biasa dimakan segar setelah buah itu masak atau dijadikan campuran es. Binjai juga digunakan sebagai campuran sambal, terutama untuk masakan ikan sungai. Buah binjai yang masih muda tak dapat dimakan karena duhnya sangat tajam dan menggatalkan. Bijinya kadang-kadang dikeringkan dan diolah sebagai lauk makan nasi

Kandungan Kira-kira 65% dari keseluruhan buah binjai dapat dimakan. Setiap 100 g bagian yang dapat dimakan mengandung: 86,5 g air, 1 g protein, 0,2 g lemak, 11,9 g karbohidrat (termasuk serat), 0,4 g abu, 0,08 mg tiamina, 0,005 mg ß-karotena, dan 5 8 mg vitamin C. Nilai energinya 200 kJ/100 g. Sari buah yang berwarna putih dari binjai yang masih muda sangat gatal, baik terhadap kulit maupun jika dimakan; pernah digunakan untuk mencederai musuh! Ada pun sari buah kemang tidak pernah melukai kulit

Asal-usul dan Penyebaran Buah Binjai

Buah Binjai menyebar secara alami di Sumatra, Kalimantan dan Semenanjung Malaya; sebagian pakar meyakini Kalimantan adalah lokasi asal-usulnya. Dari wilayah-wilayah ini, binjai dibawa dan dibudidayakan orang di Bali, Filipina dan Thailand, serta agak jarang di Jawa bagian barat.

Buah Binjai terutama menyebar di dataran rendah di bawah 400 m, jarang hingga 800 m dpl. Jenis ini tahan terhadap penggenangan, dan seringkali didapati dekat tepi sungai.

Sumber : www.id.wikipedia.org & www.naturindonesia.com

Alat rumah tangga listrik dapat membuat sakit





Para dokter di Negara Negara maju mulai memperhatikan secara serius keluhan pasien mengatakan bereaksi buruk pada listrik .studi studi yang di lakukan diswedia menunjukan lebih dari tiga persen dari populasi menderita electromagnetic hypersensitivity (ehs). Shimptom terdiri dari fatigue (sangat lelah ),sakit kepala masalah kulit mual,sulit mempertahankan perhatian dan ingatan .dokter memperingatkan untuk membatasi penggunaan ponsel dan sebisa mungkin menghindari kontak dgn alat-alat listrik .

Merawat Otak (Ingatan)





Sebagian orang tahu merawat badan, tapi tidak tau bagaiman acara merawat otak ter masuk ingatan.

1. Memberikan nutrisi baik untuk otak
Yaitu sumber-sumber alamiah antara lain bluberry, plum, buah anggur merah, paprika merah, bit, stroberi, brokoli, kale, jeruk, bayam, kentang, dan ubi jalar.

2. Merawat diri
Dengan cara memperhatikan penyakit yang lebih serius chronic fatigue syndrome, hipertensi, multifle sclerosis dan diabetes, dikaitkan dengan masalah-masalah ingatan. Jika sakit istirahat dan ambil cuti untuk memulihka diri secara cepat

3. Tidur cukup
Kurang tidur menyebabkan fatigue (sangat lelah). Fatigue bukan hanya menggangu perhatian tapi studi-studi menunjukan juga dapat membuatkita lebih sulit memanggil informasi yang sudah disimpan jangka panjang membuat kita lebih sulit menggingat hal-hal yang sebenarnya kita ketahui secar baik

4. Hati-hati dengan obat penawar sakit
Obat penawar sakit, antihistamines dan anti-anxiety dapat menurunkan potensi ingatan dengan menghambat perhatian jika anda cemas Jangan menerima tanggung jawab terlalu banyak Coba atur pekerjaan anda buat cacatatan dan daftar dan jangan pernah takut untuk meminta impormasi pada orang lain untuk klarifikasi

5. Olahraga
Olahraga secara teratur meningkatkan sirkulasi darash keotak dan membantu memberikan lebih banyak oksigen dan nitrien lainnya. Para ahli menemukan tikus yang di suruh lari menunjukan peningkatan yang lebih tinggi dalam factor pembentukan syaraf yang lebih aktif

Permainan atau memerlukan kerja cepat baik untuk membangun rentang perhatian atau kecepata dalam memproses imformasi

Tuliskan nomor telepon 10 digit yang ingi anda hapalkan tutup dengan kertas sehingga hanya dua digit pertama hapalkan lihat ketempat lain dan ulangi lalu tambahkan 1 digit setiap kali sampai anda dapat mengulang seluruh urutan

Seseudah pesta atau kumpul-kumpul sama teman coba mengingat detai pesta tersebut de ngan baik dan benar siapa memakai apa dan dekorasi ruangan.

Info & Berita Kesehatan

|




Berita dan Info Kesehatan Terlengkap

Tips Kesehatan

|




aneka tips kesehatan
artikel tips kesehatan
badan langsing
cantik dan sehat
cara hidup sehat
cara langsing alami
cara menghilangkan bekas jerawat
cara menurunkan berat badan
cepat langsing
dunia kesehatan
hidup kesehatan
hidup sehat
hubungan kesehatan
info dan tips kesehatan
info tips kesehatan
kecantikan kesehatan
kesehatan
kesehatan keluarga
kesehatan kerja
kesehatan kulit
kiat kesehatan
kumpulan tips kesehatan
langsing alami
langsing dan sehat
majalah kesehatan
menjaga kesehatan
menjaga kesehatan kulit
menurunkan berat badan
olahraga kesehatan
perawatan kecantikan
perut langsing
puasa kesehatan
rahasia kesehatan
rahasia langsing
rumah sehat
seputar kesehatan
situs kesehatan
tampil cantik
tidur kesehatan
tips bugar
tips cantik
tips cantik alami
tips dan
tips dan trik kesehatan
tips gemuk
tips jaga kesehatan
tips kecantikan
tips kecantikan alami
tips kesehatan
tips kesehatan 2009
tips kesehatan alami
tips kesehatan anak
tips kesehatan badan
tips kesehatan balita
tips kesehatan bayi
tips kesehatan dan kecantikan
tips kesehatan gigi
tips kesehatan ibu hamil
tips kesehatan jantung
tips kesehatan keluarga
tips kesehatan kulit
tips kesehatan mata
tips kesehatan pria
tips kesehatan rambut
tips kesehatan reproduksi
tips kesehatan seks
tips kesehatan terbaru
tips kesehatan tubuh
tips kesehatan vagina
tips kesehatan wajah
tips kesehatan wanita
tips kulit
tips kurus
tips langsing
tips melangsingkan tubuh
tips menghadapi tes kesehatan
tips menghilangkan bekas jerawat
tips menjaga kesehatan
tips menjaga kesehatan anak
tips menjaga kesehatan badan
tips menjaga kesehatan di musim hujan
tips menjaga kesehatan gigi
tips menjaga kesehatan ginjal
tips menjaga kesehatan jantung
tips menjaga kesehatan kulit
tips menjaga kesehatan mata
tips menjaga kesehatan rambut
tips menjaga kesehatan reproduksi
tips menjaga kesehatan tubuh
tips menurunkan berat badan
tips merawat kesehatan
tips merawat tubuh
tips ringan kesehatan
tips sehat
tips sehat dan cantik
tips seputar kesehatan
tips suara merdu
tips tampil cantik
tips tes kesehatan
tips tips kesehatan
tips tips menjaga kesehatan
tips untuk kesehatan
tips untuk menjaga kesehatan
tips wanita
wanita kesehatan

Khasiat Sayuran

|




Khasiat Sayuran Terlengkap

botani
buah buahan
buah manggis
buah untuk darah tinggi
budidaya sayuran
delima merah
fungsi sayuran
gizi sayuran
jenis sayuran
jeruk
jus sayuran
kandungan pisang
kandungan sayuran
kasiat sayuran
kegunaan sayuran
kelengkeng
khasiat alpukat
khasiat anggur
khasiat antioksidan
khasiat apel
khasiat asam
khasiat bawang
khasiat bayam
khasiat belimbing
khasiat biji
khasiat buah
khasiat buah buahan
khasiat buah dan sayur
khasiat buah dan sayuran
khasiat bunga
khasiat cuka apel
khasiat daun
khasiat daun sirih
khasiat delima
khasiat durian
khasiat halia
khasiat jahe
khasiat jambu
khasiat jambu biji
khasiat jeruk
khasiat jeruk nipis
khasiat jus
khasiat kayu manis
khasiat kopi
khasiat kulit kayu manis
khasiat kurma
khasiat lidah buaya
khasiat lobak
khasiat madu
khasiat mahkota dewa
khasiat makanan
khasiat mangga
khasiat masker
khasiat mengkudu
khasiat minyak
khasiat minyak zaitun
khasiat nanas
khasiat pare
khasiat pegaga
khasiat pepaya
khasiat petai
khasiat pinang
khasiat pisang
khasiat sayur
khasiat sayur bayam
khasiat sayur kangkung
khasiat sayur sayuran
khasiat sayuran
khasiat semangka
khasiat sirsak
khasiat spirulina
khasiat teh
khasiat tomat
khasiat vitamin
khasiat vitamin c
khasiat vitamin e
khasiat wortel
klasifikasi nanas
kubis
kunyit khasiat
makan sayuran
makanan sayuran
manfaat bayam
manfaat buah
manfaat buah buahan
manfaat buah manggis
manfaat buah nanas
manfaat padi
manfaat salak
manfaat sayuran
manfaat tanaman
mengkudu
penelitian sayuran
penyakit sayuran
sayur bayam
sayuran biji
sayuran buah
sayuran bunga
sayuran dan khasiatnya
sayuran daun
sayuran tomat
sirih khasiat
stroberi
tanaman kangkung
tanaman khasiat
tanaman pepaya
tanaman pinang
tanaman pisang
tanaman sayuran
teh hijau khasiat
temulawak
terung
tumbuhan khasiat
tumbuhan sayuran
vitamin sayuran

Khasiat Buah Blewah

|




Buah yang satu ini memang sangat nikmat bila disajikan sebagai campuran es pada saat hari panas. Setelah seharian terpapar sinar matahari, hal yang paling menyenangkan memang mengonsumsi makanan atau minuman yang segar. Buah-buahan misalnya diantara sekian jenis buah, blewah pilihannya.

Menurut Rr. Harudiyati, Ahli gizi dari RS Dr. Soetomo Surabaya, salah satu manfaat blewah adalah mengganti cairan tubuh. Selain itu blewah merupakan isotonik alami yang berguna sekali bagi kesehatan. Karena buah blewah sangat cocok dikonsumsi setelah berolahraga ataupun setelah melakukan perjalanan, cocok juga bari orang yang berbuka puasa agar kesehatan mereka cepat pulih.

Blewah memiliki beberapa kandungan. Dalam 100 gram blewah mengandung energi 39 kalori, karbohidrat 10,2 gram, vitamin c 36,7 mg, vitamin A 3282 IU. Selain itu blewah mempunyai monosakarida atau glukosa jenis fruktosa. Air merupakan kandungan yang paling mendominasi. Karena itu tidak heran jika buah ini cocok digunakan untuk mengganti cairan tubuh agar tubuh tetap terjaga kesehatanya.

Jika sudah dipotong blewah hanya bertahan satu hari, jadi sebaiknya jangan menyimpan buah yang satu ini dalam keadaan sudah terpotong, usahakan agar sekali penyajian buah dapat langsung habis.

Buah yang satu ini juga mudah didapatkan, Jika kita mengunjungi pedagang buah di pasar-pasar tradisional atau pun di supermarket, hampir dapat dipastikan kita akan mendapat buah blewah, apa lagi saat bulan puasa datang, buah yang satu ini banyak sekali di jual dipinggir jalan dengan harga yang murah dan berfariasi. Buah yang berkerabat dekat dengan melon ini rasa dan aromanya memang lebih mantap. Segar, manis, dan wangi buah montok ini sungguh menggoda selera, serta warna jingganya akan lebih memikat. Buah yang menyandang nama latin Cucumis melo Var Cantalupensis ini sedikit terpinggirkan bila dibandingkan dengan buah-buah lainnya. Penelitian tentang blewah sulit didapati, sehingga varietasnya pun sangat terbatas. Yang paling sering kita jumpai adalah blewah jenis kuning jingga, baik kulit dan daging buahnya. Rasanya manis, tapi sangat disayangkan, buah ini gampang rusak dan busuk karena kulitnya yang tipis.

Semangka yang namanya lebih berkibar dibanding blewah, temyata hanya mengandung 600 SI vitamin A. Coba kita bandingkan dengan blewah yang nyaris terpinggirkan ini, buah dengan nama lain garbis mengandung vitamin A mencapai 4.000 SI dalam 100 gram buah segar. Vitamin A yang terkandung dalam buah ini sugguh berlimpah yang hanya dapat disaingi oleh buah mangga yaitu 6.150 SI. Meski masih tersisih, mulai sekarang masukkanlah blewah ke dalam daftar menu harian keluarga. Luar biasa keistimewaan buah yang kerap disebut semangka belanda ini, dengan mengasup sepotong kecil ukuran 5×15 cm setara dengan 100 g sudah mencukupi kebutuhan vitamin C harian kita.

Kandungan vitamin C dalam blewah segar seberat itu setara dengan 60 mg vitamin C suplemen. Karena vitamin C sangat mudah rusak dan bereaksi dengan udara, maka makanlah blewah segar sesaat setelah dikupas. Bila dikonsurnsi segar, buah ini akan sangat mambantu mengatasi gangguan kulit. Karena, blewah kaya sekali vitamin-vitamin andoksidan, penyegar dan peremaja kulit. Radikal bebas tidak pemah berhenti menggeranyangi kulit kita, karenanya vitamin A, C, dan vitamin E sangat dibutuhkan sebagai penangkalnya. Blewah mengandung semua vitamin anti radikal bebas itu, karenanya konsumsilah buah ini.

Sumber : www.karonia.co.cc

Khasiat Buah Ceri





Ceri adalah sejenis tumbuhan dan buahnya yang berasal dari genus prunus. Ada berbagai spesies ceri, diantaranya P. cerasus, P. avium, P. emarginata, dan lain - lain. Di Australia ceri biasanya matang sekitar waktu Natal, di Amerika dan Eropa Selatan bulan Juni.

Produksi diseluruh dunia saat ini 3 juta ton per tahun. Selain itu bunga ceri juga dijadikan hiasan. Buah ceri mengandung anthocyanin, yaitu pigmen warna merah yang baik untuk kesehatan karena merupakan antioksidan. Dijelaskan pula anthocyanin memiliki efek yang lebih bagus dibandingkan dengan aspirin sebagai obat pencegah rasa sakit. Tetapi ceri tidak boleh diolah dengan suhu terlalu panas karena bisa menghilangkan anthocyanin yang dikandungnya. Selain itu bagi mereka yang memiliki gangguan pencernaan harus hati - hati karena ceri mengandung zat asam yang juga tinggi.

Selain sebagai tanaman obat, pohon antipikun ini juga ditanam sebagai penghias taman. Didaerah beriklim empat, saat yang paling cantik dari penampilan pohon itu ialah akhir musim gugur, ketika daunnya yang hijau berubah kuning mentega yang cemerlang.

Keindahannya memang sebentar, karena daun itu segera gugur. Tetapi pertumbuhannya yang penuh, dan lebih leluasa. Di Amerika dikembangkan varietas yang tumbuh tegak, untuk ditanam sebagai penghias tepi jalan. Tetapi yang lebih indah sebenarnya varietas yang tumbuh melebar, atau yang daunnya menggelantung lebih luwes.

Buah - buahan terbagi dalam dua sifat yaitu panas dan dingin. Dan buah ceri ini termasuk buah - buahan bersifat panas termasuk buah leci, persik, lengkeng, delima, buah ceri, kelapa, durian dan apricot. Buah - buahan jenis tersebut cocok untuk kelompok yang staminanya bersifat dingin, mereka kekurangan energi vital, tingkat metabolisme dasarnya rendah, kalori yang dhasilkan tubuh sedikit, sehingga kaki tangan mereka merasa dingin biarpun dihawa panas.

Manfaatnya

Selain berfungsi sebagai tanaman hias buah ceri bisa digunakan sebagai obat, salah satunya :

* Bagi anak yang sedang demam atau mengalami radang pada organ tubuhnya tidak boleh mengkonsumsi buah - buahan bersifat panas. Misalnya blewa, semangka, buah pier, pisang, buah kiwi, mangga, kesemek.
* Selain itu buah ceri dapat melindungi kesehatan jantung.
* Dalam sejumlah besar kondisi, mudah merasa lelah berhubungan dengan berkurangnya kandungan besi dalam darah, kurangnya pasokan oksigen dan tidak lancarnya peredaran darah. Dengan mengonsumsi buah ceri dapat memenuhi zat besi, mencegah hanyutnya zat besi, sekaligus memperbaiki peredaran darah, membantu melawan lelah.
* Dengan kandungan anthocyanin, ceri juga bisa menyembuhkan penyakit rematik.
* Membantu mengurangkan sakit radang tenggorokan.
* Mengandung serat, vitamin A dan C. (Lezat/Dv)

Sumber : www.lautanindonesia.com

Khasiat Buah Naga

|




Buah naga, Manfaat, turunkan kolesterol
Sajen buat dewa ini sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Buah yang kaya serat, vitamin, dan mineral ini mampu mencegah berbagai macam penyakit degeneratif, mengurangi tekanan emosi, dan menetralkan racun dalam darah.

Buah naga terbilang baru dikenal di Indonesia. Meski begitu, namanya belakangan ini menjadi buah bibir di masyarakat luas. Penampilan buah ini sangat unik dan menarik. Ukurannya sebesar mangga gedong gincu, dengan warna merah menyala. Kulitnya seperti sisik ular besar (naga), tetapi bukan karena itu buah ini dikenal sebagai dragon fruit.

Saat ini buah naga belum dapat dijumpai di pasar tradisional, hanya bisa ditemukan di supermarket. Harganya pun masih relatif mahal, yaitu sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu per kg. Rasanya manis segar dan sedikit asam.

Ada yang mengaitkannya dengan mitos mampu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol. Akhir-akhir ini tanaman buah tersebut juga mulai dimanfaatkan sebagai tanaman hias berbuah yang ditanam di dalam pot.

Masyarakat Cina kuno menganggap buah naga membawa berkah, sehingga sering diletakkan di antara duo ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar persembahan kepada dewa. Warna merah buah menjadi mencolok di antara warna naga yang hijau.

Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang menganut budaya Cina, terkenal sebagai nama thang loy (buah naga). Thang loy-nya orang Vietnam ini kemudian disebut dengan bahasa Inggis disebut dengan dragon fruit.

Kandungan serat pada buah naga sangat baik, mencapai 0,7-0,9 gram per 100 gram. Serat sangat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol. Di dalam saluran pencernaan serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol) dan kemudian dikeluarkan bersama tinja. Dengan demikian, semakin tinggi konsumsi serat, semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan oleh tubuh.

Selain untuk mencegah kolesterol, kandungan serat pada buah naga juga sangat berguna dalam sistem pencernaan. Serat pangan (dietary fiber) mampu memperpendek transit time, yaitu waktu yang dibutuhkan makanan sejak dari rongga mulut hingga sisa makanan dikeluarkan dalam bentuk feses.

Sementara itu, serat pangan akan mengikat zat-zat karsinogenik. Berkat transit time yang pendek, waktu zat karsinogenik bermukim dalam tubuh juga semakin pendek, sehingga kesempatan membahayakan tubuh semakin kecil (Goldberg, 1994).

Serat pangan sangat baik untuk mencegah penyakit diabetes melitus, jantung, stroke, kanker, dan penyakit kardiovaskular lainnya. Sayangnya, konsumsi serat di Indonesia saat ini masih sangat rendah, yaitu sekitar 10 gram per orang per hari. Padahal, konsumsi serat pangan yang dianjurkan adalah 20-30 gram per orang per hari.

Buah naga terkenal sebagai salah satu sumber betakaroten. Betakaroten merupakan provitamin A yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat berguna dalam proses penglihatan, reproduksi, dan proses metabolisme lainnya.

Diperkirakan setiap 6 mikrogram betakaroten mempunyai aktivitas biologis setara dengan 1 mikrogram retinol. Kelompok FAO-WHO telah menghitung bahwa hanya separuh dari betakaroten yang terserap yang akan diubah menjadi vitamin A. Kira-kira hanya 1/6 dari kandungan karoten dalam bahan makanan yang akhirnya akan dimanfaatkan oleh tubuh.

Betakaroten juga merupakan jenis antioksidan yang dapat berperan penting dalam mengurangi konsentrasi radikal peroksil. Kemampuan betakaroten bekerja sebagai antioksidan berasal dari kesanggupannya untuk menstabilkan radikal berinti karbon. Karena betakaroten efektif pada konsentrasi rendah oksigen, dapat melengkapi sifat antioksidan vitamin E yang efektif pada konsentrasi tinggi oksigen.

Betakaroten juga dikenal sebagai unsur pencegah kanker, khususnya kanker kulit dan paru. Betakaroten dapat menjangkau lebih banyak bagian-bagian tubuh dalam waktu relatif lebih lama dibandingkan dengan vitamin A, sehingga memberikan perlindungan lebih optimal terhadap munculnya kanker.

Komposisi gizi per 100 gram daging buah naga

Air (g) 82,5 - 83,0
Protein (g) 0,16 - 0,23
Lemak (g) 0,21 - 0,61
Serat/dietary fiber (g) 0,7 - 0,9
Betakaroten (mg) 0,005 - 0,012
Kalsium (mg) 6,3 - 8,8
Fosfor (mg) 30,2 - 36,1
Besi (mg) 0,55 - 0,65
Vitamin B1 (mg) 0,28 - 0,30
Vitamin B2 (mg) 0,043 - 0,045
Vitamin C (mg) 8 - 9
Niasin (mg) 1,297 - 1,300

Turunkan Kolesterol

Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#$&D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.
amp;D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.
amp;D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.
amp;D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.

Badan Litbang Pertanian RI menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, serta meningkatkan kerja otak. Khasiat buah naga masih belum diketahui oleh masyarakat luas. Selain penelitian yang masih sangat terbatas, buah ini masih sangat langka. Bahkan, masih banyak di antara kita yang sama sekali tidak mengenal buah ini.

Buah naga merupakan sumber vitamin dan mineral yang cukup baik. Kadar vitamin B1 pada buah naga mencapai 0,3 mg per 100 gram daging buah. Konsumsi vitamin B1 per orang per hari yang dianjurkan oleh Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (2004) adalah 0,5-0,9 mg untuk anak-anak di bawah 10 tahun, serta 0,9-1,0 mg untuk orang dewasa. Wanita hamil dan ibu yang sedang menyusui perlu tambahan sebesar 0,3 mg per hari di atas kebutuhan normalnya.

Pada prinsipnya tiamin (vitamin 131) berperan sebagai koenzim dalam reaksi-reaksi yang menghasilkan energi dari karbohidrat dan memindahkan energi membentuk senyawa kaya energi yang disebut ATP. Kekurangan tiamin akan menyebabkan polyneuritis (beri-beri kering), yang disebabkan oleh terganggunya transmisi saraf atau jaringan saraf menderita kekurangan energi. Gejala kekurangan tiamin mula-mula adalah lelah, hilang selera makan, berat badan menurun, dan gangguan pencernaan.

Buah naga juga mengandung kalium, zat besi, protein, kalsium dalam jumlah yang cukup baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Zat-zat tersebut juga baik untuk mentralkan racun dalam darah, meningkatkan daya penglihatan, dan mencegah hipertensi.

Kandungan air pada buah naga juga cukup tinggi, yaitu mencapai 83 gram per 100 g daging buah. Karena itu, buah naga dapat juga dijadikan pencuci mulut yang lezat.

Dibuat Sup, Sayur dan Teh

Secara sederhana, buah naga dimakan dalam keadaan segar, yaitu setelah masak dan empuk. Mula-mula buah naga dibelah menjadi dua, kemudian bagian daging buahnya yang putih bertaburan biji hitam kecil-kecil dapat disendoki dan dimakan. Kulit belahan ditaruh di atas telapak tangan, yang sekaligus berfungsi seperti mangkuk.

Cara makan seperti itu secara tradisional sudah dilakukan oleh masyarakat Indian di Amerika Selatan. Mereka yang enggan makan seperti orang Indian, mengolah buah menjadi pai. Ada pula yang menyantapnya sebagai dessert dalam bentuk es krim restoran modern.

Bijinya yang mirip biji selasih, dapat dimakan tanpa mengganggu kesehatan. Daging buahnya terasa sangat menyegarkan dan manis, sehingga sering dipromosikan lebih manis daripada semangka, meski agak sedikit asam.

Selain dimakan langsung, buah naga juga sudah dibuat sebagai bahan baku pembuatan wine. Di Malaysia, buah naga yang belum masak dapat dimasak sebagai sup dan dicampur dengan daging maupun tulang. Selain itu, buah naga juga digunakan sebagai bahan baku salad ataupun digoreng dengan sambal terasi. Selain buahnya, bunga buah naga juga dimanfaatkan sebagai sayuran ataupun dikeringkan untuk dijadikan teh bunga.

Untuk dikonsumsi secara langsung, sebaiknya pilih buah naga yang sudah matang. Buah naga yang berkualitas baik tidak memiliki luka-luka di bagian kulitnya. Buah yang terluka di bagian luarnya dikhawatirkan akan berpengaruh di bagian dalamnya. Jika ditekan sudah empuk, berarti buah sudah cukup matang untuk dikonsumsi.

Buah naga yang segar biasanya masih diselaputi sulur atau sisik hijau kekuningan, sedangkan bagian luar buahnya berwarna merah jambu menawan.

Hidangan Eksklusif

Tanaman buah naga berasal dari Meksiko. Awalnya buah ini hanyalah buah hutan yang tidak dimakan. Namun, setelah dibawa oleh orang Perancis ke Cina, ia berubah nama menjadi buah naga. Tumbuhan tersebut kemudian ditanam secara meluas di Vietnam, sebelum akhirnya berkembang di negara-negara lain, termasuk Malaysia.

Buah naga yang semula tidak boleh dimakan karena dianggap makanan dewa dan tidak ada perhatian di negara asalnya, sekarang menjadi terkenal di seluruh dunia. Bahkan, di dalam pesawat penerbangan internasional, jus buah naga menjadi hidangan eksklusif.

Saat ini Vietnam dan Thailand merupakan pemasok buah naga terbesar di dunia. Namun, permintaan yang bisa dipenuhi baru 50 persen saja. Buah naga yang beredar di Indonesia saat ini, umumnya berasal dari kedua negara tersebut.

Secara internasional, buah naga disebut sebagai dragon fruit Sebutan untuknya di setiap negara berbeda-beda, misalnya Feuy Long Kwa (Cina), Thanh Long atau Clever Dragon (Vietnam), Kaew Mangkorn (Thailand), Shien Mie Kuo (Taiwan), Pitahaya (Mexico), Melano (Hawai), Rhino Fruit (Australia).

Merah, Putih, Kuning

Buah naga termasuk tanaman tropis. Tanaman ini tumbuh baik pada curah hujan 600-1.300 mm per tahun. Hujan yang terlalu deras dan berkepanjangan menyebabkan kerusakan yang ditandai dengan proses pembusukan yang lebih cepat. Temperatur maksimum berkisar 38-40 derajat celsius.

Buah naga disebut juga kaktus manis atau kaktus madu. Buah naga termasuk dalam keluarga tanaman kaktus dengan karakteristik memiliki duri pada setiap ruas batangnya. Meskipun tergolong dalam tanaman kaktus, buah naga bukan buah kaktus biasa yang kita kenal sebagai prickly pear atau Opuntia ficus-indica.

Tanaman penghasil buah naga adalah kaktus pemanjat Hylocereus undatus. Disebut pemanjat, karena ketika ditemukan pertama kali di tempat tumbuhnya yang asli di lingkungan hutan belantara yang teduh, batangnya memang memanjat batang tanaman lain. Kalau ia dicabut dari tanah, ia masih hidup terus sebagai epifit, menyerap air dan mineral melalul akar udara pada batangnya.

Keunikan tanaman buah naga adalah batangnya berbentuk segitiga. Selain itu, durinya pendek sekali dan tidak mencolok. Bunganya mekar pada malam hari. Buah ini mempunyai musim sekitar bulan Juli hingga November.

Ada empat jenis buah naga, yaitu buah naga daging putih (Hylocereus undatus), buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus), buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis), dan buah naga kulit kuning daging putih (Selenicerius megalanthus).

Dari keempat jenis buah naga tersebut, buah naga daging putih paling digemari dan diminati. Selain bentuk dan ukurannya yang lebih besar dan tiga jenis buah naga lainnya, buah naga daging putih juga terasa lebih segar karena mengandung rasa masam yang khas.

Di Malaysia dan Singapura, buah naga isi merah adalah spesies yang paling disukai karena rasanya lebih manis dibandingkan jenis lainnya.
Semoga Berguna

Disadur dari berbagai Media
Prima Dina

Sumber : www.wonogiri.org

khasiat Buah Ceremai

|




Ceremai (Phyllanthus acidus [L.] Skeels.)
Nama Lokal Careme, cerme (Sunda), cerme (Jawa). careme (Madura); Ceremoi (Aceh), cerme, ceramai, camin-camin (Sumatera).; Carmen, cermen (Bali), sarume (Bima). lumpias aoyok, tili; Lombituko bolaano, caramele, carameng (Sulawesi),; Ceremin (Ternate), selemele, selumelek (Roti).; Salmele, cermele (Timor).;

Pohon ini berasal dari India, dapat turnbuh pada tanah ringan sampai berat dan tahan akan kekurangan atau kelebihan air. Ceremai banyak tanam orang di halaman, di ladang dan tempat lain sampai ketinggian 1.000 m dpl. Pohon kecil, tinggi sampai 10 m, kadang lebih. Percabangan banyak, kulit kayunya tebal. Daun tunggal, bertangkai pendek, tersusun dalam tangkai membentuk rangkaian seperti daun majemuk. Helai daun bundar telur sampai jorong, ujung runcing, pangkal tumpul sampai bundar, tepi rata, pertulangan menyirip, permukaan licin tidak berambut, panjang 2 - 7 cm, lebar 1,5 - 4 cm, warna hijau muda. Tangkai bila gugur akan meninggalkan bekas yang nyata pada cabang. Perbungaan berupa tandan yang panjangnya 1,5 - 12 cm, keluar di sepanjang cabang, kelopak bentuk bintang,,mahkota merah muda. Terdapat bunga betina dan jantan dalam satu tandan. Buahnya buah.batu, bentuknya bulat pipih, berlekuk 6 - 8, panjang 1,25 - 1,5 cm, lebar 1,75 - 2,5 cm, warnanya kuning muda, berbiji 4-6, rasanya asam. biji bulat pipih berwarna cokelat rnuda. Daun muda bisa dimakan sebagai sayuran. Buah muda bisa dimasak bersama sayuran untuk menyedapkan masakan karena memberi rasa asam. Buah masak dapat dimakan langsung setelah diremas dengan air garam untuk mengurangi rasa sepat dan asam, dimakan setelah dibuat manisan atau selai. Perbanyakan dengan biji atau okulasi.

Untuk Penyakit Batuk berdahak, menguruskan badan, mual, kanker, sariawan; Asma, sakit kulit, sembelit, mual akibat perut kotor;

BAGIAN YANG DIGUNAKAN :

Daun, kulit akar, dan biji.

INDIKASI :

Daun berkhasiat untuk:
- batuk berdahak,
- menguruskan badan,
- mual,
- kanker, dan
- sariawan.

Kulit akar berkhasiat untuk mengatasi :
- asma dan
- sakit kulit.

Biji berkhasiat untuk mengatasi :
- sembelit dan
- mual akibat perut kotor.

CARA PEMAKAIAN :

1. Sembelit

a. Siapkan biji ceremai sebanyak 3/4 sendok teh, dicuci lalu digiling
sampai halus. Seduh dengan 1/2 cangkir air panas. Sewaktu
masih hangat tambahkan 1 sendok makan madu, aduk sampai
merata kemudian diminum sekaligus. Lakukan 2 kali sehari.

b. Siapkan daun ceremai segar sebanyak 3 g, dicuci lalu ditumbuk
halus. Seduh dengan 1/2 gelas air panas, lalu didinginkan. Hasil
seduhan diminum sekaligus bersama ampasnya.

2. Asma :

Siapkan biji ceremai sebanyak 6 biji, bawang merah 2 butir, akar
kara (Dolichos lablab) 1/4 genggam, buah lengkeng (Nephelium
longanum; Euphoria longana) 8 butir, dicuci lalu ditumbuk
seperlunya. Bahan-bahan tersebut lalu direbus dengan 2 gelas air
bersih sampai.tersisa 1 1/2 gelas. Setelah dingin disaring, lalu
diminum dengan air gula secukupnya. Sehari 2 kali, masing-masing
3/4 gelas.

3. Kanker :

Siapkan daun ceremai yang masih muda sebanyak 1/4 genggam,
daun belimbing 1/3 genggam, bidara upas 1/2 jari, gadung cina 1/2
jari, gula enau 3 jari, dicuci lalu dipotong-potong seperlunya.
Bahan-bahan tadi lalu direbus dengan 3 gelas air bersih sampai
tertinggal kira-kira 3/4 bagian. Setelah dingin disaring, siap untuk
diminum. Sehari 3 kali, masing-masing cukup 3/4 gelas.

4. Melangsingkan badan :

Minum air rebusan daun ceremai. Obat ini bekerja kuat, jangan
menggunakan dalamjangka waktu lama.

CATATAN : Cairan akar beracun. Sebaiknya tidak menggunakan akar ceremai untuk pengobatan.

Khasiat Buah Naga

|




Khasiat Buah Naga
  1. Mengobati kanker, tumor, sakit mata, asam urat, dan jantung
  2. Menyembuhkan rematik
  3. Penyeimbang kadar gula darah
  4. Pengontrol kolesterol
  5. Menguatkan ginjal dan tulang
  6. Menajamkan penglihatan.
Haluskan kulit

Red pitaya-sebutan buah naga berdaging merah-itu dikonsumsi pagi dan sore hari masing-masing 1 buah berbobot 250 g. Zaenal berhenti mengkonsumsi nasi, salah satu sumber gula yang pantang dikonsumsi penderita diabetes. ‘Selama diet, saya hanya mengkonsumsi buah naga,’ katanya. Konsumsi obat penurun gula darah juga dihentikan.

Delapan hari berselang, kondisi tubuh Zaenal mulai membaik. Ketika diperiksa kembali di RS Harapan, kadar gula darah turun menjadi 139 mg/dl. Sejak itulah bila kadar gula darah kembali melambung, ‘Saya langsung mengkonsumsi buah naga,’ ujarnya.

Kisah Zaenal Solikhin itu seakan membenarkan anggapan buah naga-terutama buah naga berdaging merah Hylocereus polyrhizus-yang dapat menyembuhkan berbagai penyakit.

Menurut Prof Dr Muhammad Yusuf, ahli pengobatan tradisional China, dalam kebudayaan Tionghoa buah naga dipercaya menghaluskan kulit wajah sehingga tampil lebih cantik. Namun, ia tidak digunakan untuk mengobati penyakit-penyakit mematikan seperti kanker atau jantung. ‘Buah naga baik untuk mengatasi panas dalam karena bersifat mendinginkan,’ ujarnya.

Terbukti ilmiah


Berbagai hasil penelitian ilmiah menunjukkan buah naga berfaedah bagi kesehatan. Marhazlina M, peneliti Department of Nutrition and Dietetics Faculty of Medicine and Health Sciences Universiti Putra Malaysia, meneliti pengaruh mengkonsumsi buah naga terhadap kadar gula darah dan kolesterol pada pasien diabetes mellitus tipe 2 yang tidak tergantung insulin. Uji dilakukan terhadap 28 pasien berusia 40-55 tahun.

Sukarelawan itu dibagi ke dalam 4 kelompok, masing-masing terdiri atas 7 pasien. Pasien pada kelompok I diberi asupan 400 g buah naga berdaging merah setiap hari, kelompok II 600 g, kelompok III tanpa perlakuan, dan kelompok IV diberi obat penurun kadar gula darah yang beredar di pasaran.

Darah pasien diperiksa pada minggu pertama pascaperlakuan, 4 minggu, dan 2 minggu sebelum perlakuan berakhir. Total masa perlakuan 7 minggu. Darah pasien diperiksa dengan mesin penganalisis kimia otomatis.

Hasil penelitian menunjukkan kadar kolesterol high density lipoprotein (HDL)-kolesterol baik-pasien kelompok I meningkat 14,1% setelah 4 minggu perlakuan. Sedangkan kadar gula darah pasien menurun 19,94%, kolesterol low density lipoprotein (LDL)-kolesterol buruk-5,94%, dan trigliserida 23,52%. Kesimpulannya, buah naga berdaging merah berpotensi membantu menurunkan kadar gula darah dan mencegah risiko penyakit jantung pada pasien diabetes. Hasil itu tidak jauh berbeda dengan kelompok II.

Pitaya juga terbukti kaya antioksidan. Hasil riset Agricultural Research Service (ARS), United States Department of Agriculture (USDA), buah naga berdaging merah mengandung total fenolat 1.076 ?mol gallic acid equivalents (GAE)/g puree. Aktivitas antioksidan mencapai 7,59 ?mol trolox equivalents (TE)/g puree. Sedangkan yang berdaging putih Hylocereus undatus mengandung total fenolat 523 ?mol GAE/g dan aktivitas antioksidan 2,96 ?mol TE/g.

Daun dan kulit buah

Faedah buah naga bagi kesehatan ternyata tak hanya dipersembahkan daging buah. Hasil penelitian Rosario Vargas Sol?s dari Laboratorio de Investigation de Fitofarmacolog?a, Universidad Autonoma Metropolitana Xochimilco, Meksiko, ekstrak kloroform daun buah naga berdaging putih mengandung senyawa pentacyclic triterpene taraxast-20-ene-3a-ol dan taraxast-12,20(30)-dien-3a-ol. Kedua senyawa itu terbukti melindungi kelenturan pembuluh darah kelinci.

Peneliti memperkirakan keampuhan kedua senyawa itu hampir menyamai troxerutin, salah satu obat pelindung pembuluh darah mikro yang beredar di pasaran. Obat itu berfaedah mengurangi risiko pecahnya pembuluh darah. Hasil uji in vitro yang dilakukan Li-chen Wu, peneliti Department of Applied Chemistry, National Chi-Nan University, menunjukkan ekstrak kulit buah naga berdaging merah berpotensi menghambat pertumbuhan sel tumor B16F10 pada dosis 25 ?g. Itu membuktikan buah naga tak hanya lezat bila disantap, tetapi juga berfaedah sebagai obat. (Imam Wiguna)


Secara amnya, pakar sependapat dan mengakui buah naga kaya dengan potasium, ferum, protein, serat, sodium dan kalsium yang baik untuk kesihatan berbanding buah-buahan lain yang diimport.

Mengikut wakil Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Mengikut wakil Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Mengikut wakil Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Mengikut wakil Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Mengikut wakil Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Mengikut wakil Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Mengikut wakil Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Mengikut wakil Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#$&D, syarikat penanaman dan penyelidikan buah naga merah terbesar di negara ini, AL Leong, buah kaktus madu itu cukup kaya dengan pelbagai zat vitamin dan mineral yang boleh membantu meningkatkan daya tahan dan mengurangkan metabolisma dalam badan manusia.
amp;D, syarikat penanaman dan penyelidikan buah naga merah terbesar di negara ini, AL Leong, buah kaktus madu itu cukup kaya dengan pelbagai zat vitamin dan mineral yang boleh membantu meningkatkan daya tahan dan mengurangkan metabolisma dalam badan manusia.
amp;D, syarikat penanaman dan penyelidikan buah naga merah terbesar di negara ini, AL Leong, buah kaktus madu itu cukup kaya dengan pelbagai zat vitamin dan mineral yang boleh membantu meningkatkan daya tahan dan mengurangkan metabolisma dalam badan manusia.
amp;D, syarikat penanaman dan penyelidikan buah naga merah terbesar di negara ini, AL Leong, buah kaktus madu itu cukup kaya dengan pelbagai zat vitamin dan mineral yang boleh membantu meningkatkan daya tahan dan mengurangkan metabolisma dalam badan manusia.

“Kajian menunjukkan buah naga merah ini sangat baik untuk sistem penghadaman dan peredaran darah. Ia juga memberi tindak balas memberangsangkan untuk mengurangkan tekanan emosi dan meneutralkan toksik dalam darah.“Kajian juga menunjukkan buah ini boleh mencegah kanser usus, selain mencegah kandungan kolesterol yang tinggi dalam darah dan pada masa sama menurunkan kadar lemak dalam badan,” katanya.

Secara keseluruhan, setiap buah naga merah mengandungi protein yang mampu mengurangkan metabolisma badan dan menjaga kesihatan jantung; serat (mengawal kanser usus, kencing manis dan diet); karotin (kesihatan mata, menguatkan otak dan menghalang penyakit); kalsium (menguatkan tulang) dan fosferos (pertumbuhan tisu badan).

Buah naga juga mengandungi zat besi untuk menambah darah; vitamin B1 (mengawal kepanasan badan); vitamin B2 (menambah selera); vitamin B3 (menurunkan kadar kolesterol) dan vitamin C (menambah kelicinan, kehalusan kulit serta mencegah jerawat).

Buah naga selain mempunyai nilai ekonomis tinggi, juga memiliki khasiat bagi kesehatan manusia, di antaranya sebagai penyeimbang kadar gula darah, pencegah kanker, pelindung kesehatan mulut, pengurang kolestrol, pencegah pendarahan, dan obat keluhan keputihan.

Manfaat Buah Naga

Buah naga, Manfaat, turunkan kolesterol
Sajen buat dewa ini sangat bermanfaat bagi kesehatan manusia. Buah yang kaya serat, vitamin, dan mineral ini mampu mencegah berbagai macam penyakit degeneratif, mengurangi tekanan emosi, dan menetralkan racun dalam darah.

Buah naga terbilang baru dikenal di Indonesia. Meski begitu, namanya belakangan ini menjadi buah bibir di masyarakat luas. Penampilan buah ini sangat unik dan menarik. Ukurannya sebesar mangga gedong gincu, dengan warna merah menyala. Kulitnya seperti sisik ular besar (naga), tetapi bukan karena itu buah ini dikenal sebagai dragon fruit.
Saat ini buah naga belum dapat dijumpai di pasar tradisional, hanya bisa ditemukan di supermarket. Harganya pun masih relatif mahal, yaitu sekitar Rp 20 ribu sampai Rp 25 ribu per kg. Rasanya manis segar dan sedikit asam.

Ada yang mengaitkannya dengan mitos mampu menurunkan kadar gula darah dan kolesterol. Akhir-akhir ini tanaman buah tersebut juga mulai dimanfaatkan sebagai tanaman hias berbuah yang ditanam di dalam pot.

Masyarakat Cina kuno menganggap buah naga membawa berkah, sehingga sering diletakkan di antara duo ekor patung naga berwarna hijau di atas meja altar persembahan kepada dewa. Warna merah buah menjadi mencolok di antara warna naga yang hijau.

Dari kebiasaan inilah buah itu di kalangan orang Vietnam yang menganut budaya Cina, terkenal sebagai nama thang loy (buah naga). Thang loy-nya orang Vietnam ini kemudian disebut dengan bahasa Inggis disebut dengan dragon fruit.

Kaya Serat


Kandungan serat pada buah naga sangat baik, mencapai 0,7-0,9 gram per 100 gram. Serat sangat dibutuhkan tubuh untuk menurunkan kadar kolesterol. Di dalam saluran pencernaan serat akan mengikat asam empedu (produk akhir kolesterol) dan kemudian dikeluarkan bersama tinja. Dengan demikian, semakin tinggi konsumsi serat, semakin banyak asam empedu dan lemak yang dikeluarkan oleh tubuh.

Selain untuk mencegah kolesterol, kandungan serat pada buah naga juga sangat berguna dalam sistem pencernaan. Serat pangan (dietary fiber) mampu memperpendek transit time, yaitu waktu yang dibutuhkan makanan sejak dari rongga mulut hingga sisa makanan dikeluarkan dalam bentuk feses.

Sementara itu, serat pangan akan mengikat zat-zat karsinogenik. Berkat transit time yang pendek, waktu zat karsinogenik bermukim dalam tubuh juga semakin pendek, sehingga kesempatan membahayakan tubuh semakin kecil (Goldberg, 1994).

Serat pangan sangat baik untuk mencegah penyakit diabetes melitus, jantung, stroke, kanker, dan penyakit kardiovaskular lainnya. Sayangnya, konsumsi serat di Indonesia saat ini masih sangat rendah, yaitu sekitar 10 gram per orang per hari. Padahal, konsumsi serat pangan yang dianjurkan adalah 20-30 gram per orang per hari.

Buah naga terkenal sebagai salah satu sumber betakaroten. Betakaroten merupakan provitamin A yang di dalam tubuh akan diubah menjadi vitamin A yang sangat berguna dalam proses penglihatan, reproduksi, dan proses metabolisme lainnya.

Diperkirakan setiap 6 mikrogram betakaroten mempunyai aktivitas biologis setara dengan 1 mikrogram retinol. Kelompok FAO-WHO telah menghitung bahwa hanya separuh dari betakaroten yang terserap yang akan diubah menjadi vitamin A. Kira-kira hanya 1/6 dari kandungan karoten dalam bahan makanan yang akhirnya akan dimanfaatkan oleh tubuh.

Betakaroten juga merupakan jenis antioksidan yang dapat berperan penting dalam mengurangi konsentrasi radikal peroksil. Kemampuan betakaroten bekerja sebagai antioksidan berasal dari kesanggupannya untuk menstabilkan radikal berinti karbon. Karena betakaroten efektif pada konsentrasi rendah oksigen, dapat melengkapi sifat antioksidan vitamin E yang efektif pada konsentrasi tinggi oksigen.

Betakaroten juga dikenal sebagai unsur pencegah kanker, khususnya kanker kulit dan paru. Betakaroten dapat menjangkau lebih banyak bagian-bagian tubuh dalam waktu relatif lebih lama dibandingkan dengan vitamin A, sehingga memberikan perlindungan lebih optimal terhadap munculnya kanker.

Komposisi gizi per 100 gram daging buah naga

Air (g) 82,5 - 83,0
Protein (g) 0,16 - 0,23
Lemak (g) 0,21 - 0,61
Serat/dietary fiber (g) 0,7 - 0,9
Betakaroten (mg) 0,005 - 0,012
Kalsium (mg) 6,3 - 8,8
Fosfor (mg) 30,2 - 36,1
Besi (mg) 0,55 - 0,65
Vitamin B1 (mg) 0,28 - 0,30
Vitamin B2 (mg) 0,043 - 0,045
Vitamin C (mg) 8 - 9
Niasin (mg) 1,297 - 1,300

Turunkan Kolesterol

Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#Menurut Al Leong dari Johncola Pitaya Food R%@!#$%@!#$&D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.
amp;D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.
amp;D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.
amp;D, buah naga sangat baik untuk sistem peredaran darah. Juga sangat efektif untuk mengurangi tekanan emosi dan menetralkan racun dalam darah.

Badan Litbang Pertanian RI menyebutkan bahwa buah naga dapat menurunkan kadar kolesterol, penyeimbang gula darah, menguatkan fungsi ginjal dan tulang, serta meningkatkan kerja otak. Khasiat buah naga masih belum diketahui oleh masyarakat luas. Selain penelitian yang masih sangat terbatas, buah ini masih sangat langka. Bahkan, masih banyak di antara kita yang sama sekali tidak mengenal buah ini.

Buah naga merupakan sumber vitamin dan mineral yang cukup baik. Kadar vitamin B1 pada buah naga mencapai 0,3 mg per 100 gram daging buah. Konsumsi vitamin B1 per orang per hari yang dianjurkan oleh Widyakarya Nasional Pangan dan Gizi (2004) adalah 0,5-0,9 mg untuk anak-anak di bawah 10 tahun, serta 0,9-1,0 mg untuk orang dewasa. Wanita hamil dan ibu yang sedang menyusui perlu tambahan sebesar 0,3 mg per hari di atas kebutuhan normalnya.

Pada prinsipnya tiamin (vitamin 131) berperan sebagai koenzim dalam reaksi-reaksi yang menghasilkan energi dari karbohidrat dan memindahkan energi membentuk senyawa kaya energi yang disebut ATP. Kekurangan tiamin akan menyebabkan polyneuritis (beri-beri kering), yang disebabkan oleh terganggunya transmisi saraf atau jaringan saraf menderita kekurangan energi. Gejala kekurangan tiamin mula-mula adalah lelah, hilang selera makan, berat badan menurun, dan gangguan pencernaan.

Buah naga juga mengandung kalium, zat besi, protein, kalsium dalam jumlah yang cukup baik untuk meningkatkan daya tahan tubuh. Zat-zat tersebut juga baik untuk mentralkan racun dalam darah, meningkatkan daya penglihatan, dan mencegah hipertensi.

Kandungan air pada buah naga juga cukup tinggi, yaitu mencapai 83 gram per 100 g daging buah. Karena itu, buah naga dapat juga dijadikan pencuci mulut yang lezat.

Dibuat Sup, Sayur dan Teh

Secara sederhana, buah naga dimakan dalam keadaan segar, yaitu setelah masak dan empuk. Mula-mula buah naga dibelah menjadi dua, kemudian bagian daging buahnya yang putih bertaburan biji hitam kecil-kecil dapat disendoki dan dimakan. Kulit belahan ditaruh di atas telapak tangan, yang sekaligus berfungsi seperti mangkuk.

Cara makan seperti itu secara tradisional sudah dilakukan oleh masyarakat Indian di Amerika Selatan. Mereka yang enggan makan seperti orang Indian, mengolah buah menjadi pai. Ada pula yang menyantapnya sebagai dessert dalam bentuk es krim restoran modern.

Bijinya yang mirip biji selasih, dapat dimakan tanpa mengganggu kesehatan. Daging buahnya terasa sangat menyegarkan dan manis, sehingga sering dipromosikan lebih manis daripada semangka, meski agak sedikit asam.

Selain dimakan langsung, buah naga juga sudah dibuat sebagai bahan baku pembuatan wine. Di Malaysia, buah naga yang belum masak dapat dimasak sebagai sup dan dicampur dengan daging maupun tulang. Selain itu, buah naga juga digunakan sebagai bahan baku salad ataupun digoreng dengan sambal terasi. Selain buahnya, bunga buah naga juga dimanfaatkan sebagai sayuran ataupun dikeringkan untuk dijadikan teh bunga.

Untuk dikonsumsi secara langsung, sebaiknya pilih buah naga yang sudah matang. Buah naga yang berkualitas baik tidak memiliki luka-luka di bagian kulitnya. Buah yang terluka di bagian luarnya dikhawatirkan akan berpengaruh di bagian dalamnya. Jika ditekan sudah empuk, berarti buah sudah cukup matang untuk dikonsumsi.

Buah naga yang segar biasanya masih diselaputi sulur atau sisik hijau kekuningan, sedangkan bagian luar buahnya berwarna merah jambu menawan.

Hidangan Eksklusif

Tanaman buah naga berasal dari Meksiko. Awalnya buah ini hanyalah buah hutan yang tidak dimakan. Namun, setelah dibawa oleh orang Perancis ke Cina, ia berubah nama menjadi buah naga. Tumbuhan tersebut kemudian ditanam secara meluas di Vietnam, sebelum akhirnya berkembang di negara-negara lain, termasuk Malaysia.

Buah naga yang semula tidak boleh dimakan karena dianggap makanan dewa dan tidak ada perhatian di negara asalnya, sekarang menjadi terkenal di seluruh dunia. Bahkan, di dalam pesawat penerbangan internasional, jus buah naga menjadi hidangan eksklusif.

Saat ini Vietnam dan Thailand merupakan pemasok buah naga terbesar di dunia. Namun, permintaan yang bisa dipenuhi baru 50 persen saja. Buah naga yang beredar di Indonesia saat ini, umumnya berasal dari kedua negara tersebut.

Secara internasional, buah naga disebut sebagai dragon fruit Sebutan untuknya di setiap negara berbeda-beda, misalnya Feuy Long Kwa (Cina), Thanh Long atau Clever Dragon (Vietnam), Kaew Mangkorn (Thailand), Shien Mie Kuo (Taiwan), Pitahaya (Mexico), Melano (Hawai), Rhino Fruit (Australia).

Merah, Putih, Kuning

Buah naga termasuk tanaman tropis. Tanaman ini tumbuh baik pada curah hujan 600-1.300 mm per tahun. Hujan yang terlalu deras dan berkepanjangan menyebabkan kerusakan yang ditandai dengan proses pembusukan yang lebih cepat. Temperatur maksimum berkisar 38-40 derajat celsius.

Buah naga disebut juga kaktus manis atau kaktus madu. Buah naga termasuk dalam keluarga tanaman kaktus dengan karakteristik memiliki duri pada setiap ruas batangnya. Meskipun tergolong dalam tanaman kaktus, buah naga bukan buah kaktus biasa yang kita kenal sebagai prickly pear atau Opuntia ficus-indica.

Tanaman penghasil buah naga adalah kaktus pemanjat Hylocereus undatus. Disebut pemanjat, karena ketika ditemukan pertama kali di tempat tumbuhnya yang asli di lingkungan hutan belantara yang teduh, batangnya memang memanjat batang tanaman lain. Kalau ia dicabut dari tanah, ia masih hidup terus sebagai epifit, menyerap air dan mineral melalul akar udara pada batangnya.

Keunikan tanaman buah naga adalah batangnya berbentuk segitiga. Selain itu, durinya pendek sekali dan tidak mencolok. Bunganya mekar pada malam hari. Buah ini mempunyai musim sekitar bulan Juli hingga November.

Ada empat jenis buah naga, yaitu buah naga daging putih (Hylocereus undatus), buah naga daging merah (Hylocereus polyrhizus), buah naga daging super merah (Hylocereus costaricensis), dan buah naga kulit kuning daging putih (Selenicerius megalanthus).

Dari keempat jenis buah naga tersebut, buah naga daging putih paling digemari dan diminati. Selain bentuk dan ukurannya yang lebih besar dan tiga jenis buah naga lainnya, buah naga daging putih juga terasa lebih segar karena mengandung rasa masam yang khas.

Di Malaysia dan Singapura, buah naga isi merah adalah spesies yang paling disukai karena rasanya lebih manis dibandingkan jenis lainnya.
Semoga Berguna

Disadur dari berbagai Media
Prima Dina


Sumber: www.wonogiri.org

Khasiat Buah kiwi

|




Justify FullBuah kiwi (Actinidia chinensis), buah ini juga disebut Chinese gooseberry, sejenis beri dari Cina. Berbentuk bulat lonjong, berwana cokelat dengan bulu-bulu halus pada kulit buahnya. Daging buahnya berwarna hijau terang dengan biji-biji hitam kecil, lezat dimakan segar sebagai buah meja, asal dikupas dahulu atau disendok langsung dari buahnya. Dijadikan salad buah, es krim atau sebagai hiasan Cake juga enak.

Selandia Baru merupakan negara penghasil buah kiwi terbesar di dunia, tetapi sebenarnya buah kiwi bukan merupakan buah asli negara Selandia Baru, menurut cerita buah kiwi berasal dari Cina kemudian dibawa oleh orang Inggris dan dikembangkan di sini. Tetapi benarkah buah ini berasal dari Cina ? Menurut buku Food by Waverly Root, tidak ada pustaka yang menyebut bahwa di Cina tumbuh buah kiwi. Malah Bangladesh disebut sebagai negara asal buah kiwi, bukan dari Cina seperti nama latinnya.

Buah yang berbuah sepanjang tahun ini kandungan vitamin C nya dua kali lipat lebih banyak dari buah jeruk. Juga mengandung vitamin A, B1, B2, potasium, niasin dan asam folat dalam jumlah besar. Selain itu, buah kiwi kaya dengan klorofil dan mempunyai sumber antioksidan yang terbaik. Ia juga tidak mengandungi lemak dan kolesterol Khasiat lainnya bagi kesehatan, adalah
  1. Buah kiwi mengandung actinidin, enzim alami yang dapat mengatasi sembelit Asam askobin-nya melindungi tubuh dari demam dan nyeri persendian.

  2. Daging buahnya yang berwarna hijau mengandung magnesium yang bersama dengan vitamin C membuat hati bekerja lebih maksimal.
  3. Amino arginine-nya membantu peredaran darah dan mampu mengatasi masalah impotensi.
  4. Kandungan zat lutein-nya diduga dapat mencegah kanker prostat
  5. Buah kiwi juga mengandung serat yang tinggi sehingga sangat cocok bagi mereka yang sedang menjalankan program diet.
Catatan : Perlu diketahui, ketika akan mengkonsumsi buah kiwi jangan dicampur dengan produk susu karena akan pahit rasanya.

Sumber : www.hanyawanita.com